SINTANG, NN – Dalam upaya meningkatkan kapabilitas pengurus koperasi dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Sintang Angkatan ke-2, yang berlangsung pada 13–15 November 2025 di Aula CU Keling Kumang.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Nashirul Haq, Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Panitia Pelatihan. Dalam sambutannya, Nashirul Haq menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja Kementerian Koperasi RI, yang fokus pada pendampingan, edukasi, dan penguatan kompetensi sumber daya manusia perkoperasian, agar koperasi desa dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan.
“Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas SDM pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar mampu mengelola koperasi secara modern, membuka peluang kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan membantu anggota koperasi. Dengan demikian, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi rakyat serta mendekatkan usaha masyarakat dengan rantai pasok industri nasional,” terang Nashirul.
Pelatihan angkatan kedua ini diikuti sekitar 100 peserta, yang merupakan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari Desa se-Kecamatan Sintang dan Kecamatan Ambalau. Selama tiga hari, peserta mengikuti pembelajaran secara tatap muka yang disampaikan oleh narasumber dari berbagai unsur, termasuk dosen, praktisi koperasi, serta staf dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang, dengan fokus pada kelembagaan dan manajemen koperasi.
Nashirul Haq menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari total delapan angkatan, yang menargetkan 812 peserta dari 406 koperasi desa/kelurahan Merah Putih di seluruh Kabupaten Sintang. Seluruh biaya kegiatan ini bersumber dari Dana Dekonsentrasi Kementerian Koperasi RI Tahun Anggaran 2025, yang dialokasikan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Nashirul menegaskan harapannya agar para pengurus koperasi dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik sehari-hari. “Kami ingin pengurus koperasi tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengelola usaha koperasi secara profesional, berorientasi pada keberlanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat secara luas,” tutupnya.
Pelatihan ini menjadi langkah penting bagi pengembangan koperasi di Sintang, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan Kementerian Koperasi RI dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat dan instrumen pemberdayaan masyarakat.(Rilis Kominfo)












