SINTANG, NN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang melalui Seksi Pengamanan dan Pengawalan kembali melaksanakan tugas kemanusiaan dengan melakukan penanganan terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di kawasan Sungai Durian, Sintang. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 November 2025, dipimpin langsung oleh Kasi Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP Sintang, Edo Purwanto, S.STP., M.A.P, bersama sejumlah anggota Satpol PP lainnya.
Penanganan ini dilakukan setelah Satpol PP menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan seorang ODGJ yang dinilai membutuhkan pertolongan dan penanganan segera. Demi menjaga keamanan lingkungan serta keselamatan individu bersangkutan, petugas Satpol PP bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan pendekatan persuasif.
Edo Purwanto menjelaskan bahwa pengamanan terhadap ODGJ harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mengutamakan pendekatan humanis. “Kami berusaha memastikan bahwa penanganan dilakukan tanpa kekerasan dan tetap menghargai kondisi psikologis ODGJ. Tim bergerak dengan sabar dan profesional agar proses pengalihan ke fasilitas kesehatan dapat berjalan aman,” ungkapnya.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, ODGJ tersebut kemudian dikawal oleh anggota Satpol PP menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sudiyanto Sintang untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Pengawalan dilakukan menggunakan kendaraan dinas dengan memperhatikan standar keselamatan dan protokol penanganan ODGJ.
Edo Purwanto menegaskan bahwa tugas Satpol PP bukan hanya sebatas menegakkan peraturan daerah, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk individu rentan yang membutuhkan perhatian khusus. “Penanganan ODGJ seperti ini adalah bagian dari tugas kami untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Masyarakat di sekitar Sungai Durian juga memberikan apresiasi terhadap respons cepat Satpol PP Sintang. Mereka berharap penanganan seperti ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Tindakan yang cepat dan tepat dianggap penting untuk mencegah potensi gangguan ataupun hal-hal yang dapat membahayakan diri ODGJ maupun warga sekitar.
Penanganan ODGJ oleh Satpol PP Sintang diharapkan menjadi contoh positif dalam penanganan kasus serupa di masa mendatang. Dengan koordinasi yang baik antara Satpol PP, pihak keluarga, dan fasilitas medis, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga ODGJ dapat memperoleh perawatan dan kesempatan hidup yang lebih baik. (Rilis Kominfo)












