SINTANG, NN – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi oleh guru di era digital saat ini. Ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kemampuan, termasuk mempelajari teknologi kecerdasan buatan (AI) dan inovasi digital lainnya. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan guru tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Menurut Yustinus, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut guru untuk tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran. Jika guru tidak mengikuti kemajuan teknologi, dikhawatirkan mereka akan kalah dengan siswa yang lebih cepat mengadopsi inovasi digital.
“Guru adalah panutan bagi murid. Jika guru tidak memahami teknologi, apalagi AI yang kini mulai digunakan dalam pembelajaran, mereka bisa kalah cepat dengan murid-muridnya. Kita harus bisa memimpin proses belajar dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal,” tegas Yustinus.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga cara untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efektivitas proses belajar mengajar. Guru yang melek teknologi dapat memberikan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.
Yustinus juga menekankan pentingnya pelatihan dan workshop secara berkala bagi guru. Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pendidikan siap mendukung program peningkatan kompetensi guru, termasuk memfasilitasi pelatihan AI, literasi digital, serta penggunaan platform pendidikan berbasis teknologi.
“Kita akan menyiapkan program pelatihan untuk guru agar mereka mampu menggunakan AI, perangkat digital, dan aplikasi pembelajaran modern. Tujuannya agar guru tidak hanya mengajar, tetapi juga bisa menginspirasi siswa dalam memanfaatkan teknologi dengan bijak,” ujar Yustinus.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan ini mengingatkan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan kompetensi siswa. Menguasai teknologi adalah salah satu cara untuk mendukung kualitas pendidikan dan menghadirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Guru harus terus belajar, jangan cepat puas dengan pengetahuan lama. Kemampuan digital dan AI adalah kunci agar pendidikan kita tetap relevan. Guru yang adaptif akan memastikan murid juga siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
