SINTANG, NN — Pemerintah Kabupaten Sintang mengambil langkah nyata untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang mulai dipenuhi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama jajaran Forkopimda turun langsung ke jalan membagikan masker kepada masyarakat.
Pembagian masker berlangsung di kawasan Simpang Lima Sintang, Jumat (4/9/2026) sore. Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sintang Rosa Trifina serta sejumlah anggota Forkopimda mendatangi warga yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas.
Kegiatan tersebut dipusatkan di sekitar Pos Polantas Simpang Lima. Bupati bersama rombongan secara langsung menyerahkan masker kepada pengendara dan masyarakat yang berada di lokasi.
Gregorius mengatakan pembagian masker merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya menghadapi kondisi asap karhutla yang semakin terasa.
Menurutnya, jumlah masker yang dibagikan memang belum sebanding dengan jumlah penduduk Kabupaten Sintang. Namun, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas, yakni mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat paparan asap.
“Yang kita lakukan ini bukan hanya soal berapa banyak masker yang dibagikan. Lebih penting adalah bagaimana pesan kepedulian pemerintah bisa sampai kepada masyarakat, terutama mengenai risiko kesehatan akibat asap,” ujar Gregorius.
Ia menjelaskan, pembagian masker tidak mungkin dilakukan terus-menerus kepada seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah juga perlu memperluas penyampaian informasi dan imbauan, termasuk kepada anak-anak sekolah.
Gregorius berharap masyarakat memahami pentingnya melindungi diri ketika kualitas udara terganggu oleh asap. Ia menilai penyampaian edukasi secara berkelanjutan dapat memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan hanya mengandalkan pembagian masker.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Rosa Trifina mengungkapkan sebanyak 3.000 masker telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Pembagian dilakukan secara bersamaan di tiga titik, yaitu kawasan Tugu Jam, Tugu Beji dan Simpang Lima. Menurut Rosa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pemerintah atas kondisi asap karhutla yang terjadi di Sintang.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap.
Rosa menyebutkan sejumlah posko telah disediakan, di antaranya di BPBD Sintang dan Pos Polantas Simpang Lima. Selain itu, tiga Puskesmas yang berada di dalam Kota Sintang juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Posko ini kami siapkan agar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap, seperti sesak napas, dapat lebih mudah memperoleh pelayanan,” jelas Rosa.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, Dandim 1205 Sintang Letkol Arm Anggit Witjaksono, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala, Ketua Bhayangkari dan jajaran lainnya tampak turun langsung menghampiri warga.
Selain membagikan masker, rombongan juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.
Pemkab Sintang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak karhutla dengan meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker saat berada di luar rumah serta segera memanfaatkan fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan akibat asap.
